Sejarah dan Perkembangan Tari Kecak Bali

Sejarah dan Perkembangan Tari Kecak Bali

12 August 2018 0 By Mbak Ila

Bali memang gudangnya kesenian dan budaya. Kedua hal tersebut masih sangat kental nuansanya dan masih menjadi bagian hidup masyarakat di sana. Salah satu contoh yang masih dilakukan sampai saat ini adalah Tari Kecak Bali. Nah, mari kita sama-sama mempelajari tari ini lebih jauh lagi.

Sejarah Tari Kecak

Mengacu pada berbagai sumber, Tari Kecak pertama kali diciptakan pada tahun 1930. Seorang seniman asli Bali yang bernama Wayan Limbak bersama dengan Walter Spies yang merupakan seorang pelukis berkebangsaan Jerman dipercaya sebagai pelopor terciptanya tari ini. Inspirasi tari ini mengambil ritual Sanghyang termasuk juga berbagai bagian cerita dari kisah wayang Ramayana. Jika Anda penasaran dengan tradisi ritual Sanghyang, ritual ini berupa tradisi tarian yang diperagakan oleh penari yang berada dalam kondisi “kesurupan” atau tidak sadarkan diri. Dipercaya, penari tersebut sedang berkomunikasi dengan Dewa atau roh para leluhur. Ritual ini juga dipercaya sebagai bentuk permohonan doa pada sang pencipta. Nama Tari Kecak ini sendiri diadopsi dari kata-kata “cak…cak…cak” yang digaungkan oleh para anggota tari yang berada mengelilingi penari utama.

Pertunjukan Tari Kecak

Sebelum pertunjukan Tari Kecak dimulai, ritual pembakaran dupa dilakukan yang kemudian disusul dengan masuknya para rombongan penari Kecak ke panggung. Kata “cak…cak…cak…” sudah diucapkan saat mereka masuk ke panggung. Kemudian mereka membentuk formasi melingkar menyisaksi ruang di bagian tengah untuk penari utama. Umumnya, dalam setiap pergelaran Tari Kecak, mereka mengadopsi beberapa cerita wayang termasuk lakon-lakon yang terlibat di dalamnya. Yang paling sering dipilih adalah cerita Ramayana. Bicara tentang gerakan dalam tari ini, sebenarnya tidak ada gerakan pakem. Penari utama akan menari dengan luwes mengikuti irama yang diucapkan para pengiring. Tidak jarang, di sela-sela tarian terdapat adegan lucu untuk menghibur para tamu yang menonton.

Perkembangan Tari Kecak

Sekarang ini Tari Kecak masih menjadi salah satu tarian tradisional Bali yang masih sangat dilestarikan. Masih sangat mudah bagi kita untuk menikmati pergelaran Tari Kecak. Hampir setiap kampung biasanya memiliki tim tari kecaknya sendiri. Dan tari ini tidak hanya digelar di pusat adat masing-masing kampung saja. Banyak pergelaran Tari Kecak yang dilakukan di hotel-hotel untuk hiburan tamu.